[x] close
[x] close

Liga Dunia

Rabu, 19 Desember 2012 | 05:30 PM

Inilah Pemain-Pemain yang Sukses Jadi Kiper Dadakan


Rio Ferdinand saat berperan sebagai kiper dadakan (dok. SOCCER)

Rio Ferdinand saat berperan sebagai kiper dadakan (dok. SOCCER)

Seorang outfield player  berperan sebagai kiper dadakan memang bukan hal yang aneh di sepak bola. Cukup banyak kejadian yang memaksa pemain berposisi striker, gelandang atai defender terpaksa mengakiri pertandingan sebagai penjaga gawang.

Biasanya, hal itu terjadi akibat kiper utama atau cadangan dari sebuah klub mengalami cedera atau terkena kartu merah. Sementara, pihak klub tak memungkinkan memasukkan kiper cadangan karena stok pergantian pemain sudah habis.

Hal itu yang dialami Inter Milan kala bersua Hellas Verona pada babak 16-besar Coppa Italia di Stadion Giuseppe Meazza, (18/12). Akibat sudah memasukkan tiga pemain, Pelatih Andrea Stramaccioni tak bisa memasukkan kiper cadangan guna menggantikan Luca Castelazzi yang cedera.

Alhasil, striker asal Argentina, Rodrigo Palacio didaulat sebagai kiepr dadakan selama 15 menit terakhir. Menariknya, performa Palacio di bawah mistar pun cukup memukau. Setidaknya ada satu hingga dua penyelamatan yang dilakukan mantan pilar Genoa itu.

Palacio sendiri jelas bukan yang pertama sukses mengemban jabatan kiper dadakan di sebuah laga. Fenomena pemain outfield yang didaulat sebagai kiper dadakan sudah cukup marak di beberapa kompetisi kenamaan di Eropa. Berikut beberapa nama populer yang pernah menjadi kiper dadakan di klubnya: (irawan)

1) Niall Quinn (Manchester City, Premier League 1990-91)
Setelah membukukan gol pertama untuk Manchester City kala menghadapi Derby County pada April 1991, striker asal Republik irlandia itu terpaksa bermain sebagai penjaga gawang selama lebih dari psearuh babak karena kiper Tony Coton diganjar kartu merah jelang turun minum. Menariknya, Quinn yang langsung dihadapkan dengan eksekusi penalti Dean Saunders, mampu membuat penyelamatan gemilang hingga City berhasil mempertahankan keunggulan 1-0 sampai pertandingan berakhir.

2) Rio Ferdinand (Manchester United, Piala FA 2007-08)
Ferdinand menjadi kiper dadakan mulai menit ke-76 karena Tomasz Kuszczak terkena kartu merah dan jatah pergantian pemain Manchester United sudah habis. Kala itu, Ferdinand langsung berhadapan dengan Sulley Muntari yang siap mengeksekusi penalti. Sayangnya, meski bergerak ke arah yang benar, Ferdinand tetap gagal menghalau penalti keras Muntari. Man. United telempar pada babak perempat final Piala FA usai kalah 0-1 dari Portsmouth.

3) John Terry (Chelsea, Premier League 2006-07 )
John Terry menjadi kiper dadakan dengan menggantikan Carlo Cudicini pada masa injury time babak kedua melawna Reading. Sebelumnya, Cudicini sendiri masuk menggantikan Peter Cech yang cedera ketika pertandingan baru berjalan beberapa menit karena diterjang penyerang Reading, Stephen Hunt. Sedangkan, Cudicini sendiri turut ditarik keluar lapangan setelah bertabrakan dengan Ibrahim Sonko. Karena kehabisan jatah pergantian pemain, Manajer Jose Mourinho menunjuk Terry menjadi kiper dadakan. Untungnya pada sisa pertandingan Reading tak mampu mendekati gawang Chelsea. Skor 1-0 pun mampu dipertahankan Chelsea hingga laga usai.

4) Jan Koller (Borussia Dortmund, Bundesliga 1 2002-03)
Pada pertandingan melawan Bayern Munchen, kiper utama  Dortmund, Jens Lehmann dikartumerah pada
pertengahan babak kedua, karena sudah habis jatah pergantian pemain,Jan  Koller terpaksa pindah dari posisi striker ke penjaga gawang setelah sebelumnya mampu mencetak satu gol pada babak pertama. Penampilan Koller di bawah mistar cukup apik dan berhasil menjaga kesucian gawangnya sepanjang sisa pertandingan, termasuk menghalau peluang baik dari Michael Ballack. Bahkan, dia dinobatkan sebagai kiper terbaik pekan itu di Bundesliga 1.

5) Phil Jagielka (Sheffield United, Premier League 2006-07 )
Sebagai seorang bek, Phil Jagielka mungkin bukan pemain bintang dengan popularitas menjulang. Namun dia adalah salah satu dari sedikit pemain yang punya kemampuan apik dalam menjebol gawang lawan sekaligus menjaga gawang sendiri. Jagielka mencuri perhatian saat menggantikan kiper dadakan pengganti Paddy Kenny kala Sheffield United menundukkan Arsenal 1-0 Premier League, pada 30 Desember 2006.

6) Wawan widiantoro (Persik Kediri, Final Piala Iindonesia 2010)
Karena sudah melakukan pergantian pemain sebanyak tiga kali, Persik yang dalam posisi tertinggal dua gol, tidak bisa memasukkan kiper cadangan. Tak pelak, posisi kiper persik saat itu, Fauzi Toldo yang tak bisa melanjutkan pertandingan pun terpaksa  digantikan wawan. Bermain dengan sepuluh pemain membuat permainan Persik menjadi timpang. Hasilnya, M. Fakhrudin sukses membobol gawang persik pada menit ke-88 dengan tendangan lambung setelah melihat Wawan sudah telanjur maju. Gol kembali bersarang di gawang Wawan, kali ini melalui Rahmat Affandi, hingga skor akhir menjadi 4-0 untuk kemenangan Arema.

7) Makoto Hasebe (VfL Wolsfburg, Bundesliga 1 2011-12)
Makoto Hasebe menjadi kiper dadakan di kancah Bundesliga 1 pada laga kontra Hoffenheim yang berlangsung di Rhein-Neckar-Arena, Sabtu (17/9). Hasebe bertugas di bawah mistar gawang saat pertandingan tersisa 10 menit, menyusul diusirnya kiper Marwin Hitz. Wolfsbrug yang telah melakukan tiga pergantian pemain pun tidak bisa menurunkan kiper cadangan. Pelatih Felix Magath sejatinya meminta Marco Russ tampil sebagai kiper dadakan. Namun permintaan itu ditolak. Setelah berembuk, diputuskan posisi kiper bakal ditempati Hasebe. Awalnya, Hasebe tak canggung. Namun, pada menit ke-85, gawang Hasebe akhirnya dijebol Roberto Firmino. Pertandingan pun berakhir 3-1 untuk kemenangan Hoffenheim.

8) Mladen Petrić (FC Basel, Piala UEFA 2006)
Momen menarik bagi Mladen Petrick itu terjadi pada pertandingan Piala UEFA melawan Nancy. Kiper utama Basel, Franco Costanzo dikartu merah oleh wasit karena mengganjal pemain Nancy, Issiar Dia di dalam kotak penalti. Pada waktu itu, Basel telah melakukan tiga pergantian pemain sehingga Petrick pun didaulat menjadi kiper pengganti Costanzo. Petrić yang mengenakan baju Costanzo dengan cemerlang berhasil memblok eksekusi penalti Mickaël Chrétien dan menyelamatkan timnya dari kekalahan. Saat itu Basel berhasil menahan imbang Nancy dengan skor 2-2.

9) John O'Shea (Manchester United, Premier League 2006-07)
Rio Ferdinand bukan satu-satunya pemain Manchester United yang pernah bertugas menjadi kiper dadakan. Pada musim 2006-07 kala menyambangi markas Tottenham Hotspur, John O'Shea juga harus jadi pengganti darurat untuk Edwin van der Sar yang mengalami cedera. Saat itu Red Devils sudah melakukan tiga pergantian, yang membuat Manajer Sir Alex Ferguson tak bisa memasukkan kiper cadangan. Keputusan Fergie tak salah karena bek asal Rep. Irlandia itu berhasil menjaga gawang Man. United tetap bersih pada sisa pertandingan. Sebagai catatan, ketika itu Setan Merah sudah unggul 4-0 atas tuan rumah. O'Shea sendiri membuat beberapa penyelamatan penting.

10) Francisco Javier Farinos (Valencia, Piala UEFA 2002)
Dalam pertandingan Piala UEFA melawan Valencia, Farinos (yang notabene mantan pemain Valencia) bertugas sebagai kiper dadakan menggantikan Francesco Toldo yang diganjar kartu merah. Gelandang asal Spanyol itu berhasil menahan dua peluang dari pemain Valencia. Inter pun berhasil mengalahkan Valencia dengan skor tipis 1-0.



comments powered by Disqus
JADWAL TV

Paris Saint-Germain VS Barcelona

LIVE, SCTV, Rabu (1/10), 01.45 WIB

Manchester City VS AS Roma

LIVE, Nex Entertainment, Rabu (1/10), 01.45 WIB

Atletico Madrid VS Juventus

LIVE, SCTV, Kamis (2/10), 01.45 WIB

FC Basel VS Liverpool

LIVE, Nex Entertainment, Kamis (2/10), 01.45 WIB

KLASEMEN/JADWAL/HASIL
||INTERNASIONAL|Liga Inggris|Liga Italia|Liga Spanyol|Liga Dunia|Antarklub|Antarnegara ||INDONESIA|PSSI|Liga Indonesia|Kompetisi Lain|Varia Warta ||TRIBUN|Preview|Lifestyle|On This Day ||KOMUNITAS|Soccer-Babes
Copyright ©2014 Dunia Soccer all rights reserved