Komunitas
Analisisku
14 Januari 2010 | 12:41
Haruskah Benitez mundur dari kursi manajer Liverpool?
Slogan “In Rafa we trust” yang sepanjang paruh pertama Premier League lalu nyaring menggema sebagai bukti dukungan kepada Rafael Benitez, kini mulai berkurang gaungnya. Beberapa dari suporter mulai “membelot” dengan menyeberang ke pihak yang mendukung pemecatan kepada manajer Liverpool itu.
Bukan tanpa sebab jika komposisi pendukung Rafa mulai berkurang. Hal itu tak lepas dari kegagalan The Reds tampil optimal. Setelah gagal di Liga Champions, Liverpool tersingkir di Piala FA. Jika sudah begini, pantaskah Benitez dipertahankan sebagai manajer The Reds?


Analisisku
* Anda harus login terlebih dahulu untuk bisa memberikan analisisku
bagaimana pun smuanya harus ada pertangung jawaban dari pihak bebitez dia melatih tdak sewaktu awal karienya di liverpool. di awal musim liverpool salalu tampil kurang garang dan kurang gaya gedor seperi thn 2005 - 2006. kini orang awam pun bisa bicara benitez wajib dan harus di ganti demi kamajuan dan kebaikan klub. semuanya jg tau liverpool mantan juara eropa, dan semua juga tw pemain2 yang bisa diandalkan di semua line tapi pengaruh pelatih dan juga keegoisan pelatih membuat klub ini menjauhin terget juara. seperti apa liverpool thn dpan dan siapa calon pnganti benitez terletak pada keseriusan pihak menejemen klub untuk lebih selektif memilih pelatih dan pemain incaran., aku setuju benitez mundur.,
buat apa smua nuntut rafa dipecat?????????????? mending uang kompensasi e dibuat beli pemain bintang..... yg maksa rafa dipecat siapin 20 juta euro buat bayar kompensasi e.....
terserah apa yang dilakukan yang penting aku ingin liverpool menjadi num 1
Liverpool jelas gak bakal mecat Rafa karena ada klausul yang memberatkan, nah sekarang tinggal nunggun Benitez sadar diri aja untuk mundur. Tapi sepertinya dia masih belum mau mundur dan masih ingin berjuang keras memperbaiki posisi Liverpool sekaligus memperbaiki namanya yang tercoreng belakangan ini. Kita lihat saja apa yang akan terjadi pada bulan-bulan ke depan. Kalau The Reds memang kalah terus bukan tak mungkin Benitez rela posisinya ditempati orang lain. Dan ketika Benitez pergi Liverpudlian harus tetap respek kepada pelatih Spanyol yang telah berjasa bagi Liverpool beberapa tahun belakangan - you'll never walk alone.
Hanya menang 11 kali dan mengalami 7 kekalahan dalam 23 pekan jelas tidak mencerminkan sosok Liverpool sesungguhnya.Apalagi The Reds terpental dari zona The Big Four,Liverpool kritis.Banyak Fans yang mengharapkan benitez mundur dari jabatannya,performa buruk Liverpool memang tak lepas dari kebijakan-kebijakan benitez,mulai dari transfer pemain sampai strategi yang diterapkan. Permainan Liverpool cenderung bertahan dengan hanya menggunakan satu striker yaitu torres,menurut saya inilah penyebab ketergantungan Liverpool pada Torres.Mungkin Torres mampu mengemban tugas sebagai striker tunggal karena memiliki skill yahud.Namun apabila Torres absen,siapa yang menjamin salah satu dari stok penyerang Liverpool mampu menggantikannya? Sungguh ironis di tengah kegigihan Liverpool untuk masuk zona The big Four permainan Liverpool justru bertahan.Benitez seharusnya mundur dengan sukarela demi kepentingan bersama,manajemen tidak mampu memecat Rafa karena klausul kontrak yang mengharuskan manajemen harus membayar ung kompensasi apabila Rafa dipecat.Ini jelas mimpi buruk mengingat finansial Liverpool yang sedan buruk.Mundurnya Rafa diyakini akan membawa angin perubahan yang baik ke kubu The Reds.Guus Hiddink pantas menggantikan Rafa,apalagi beberapa waktu lalu Hiddink menyatakan ingin kembali melatih klub inggris.Perubahan harus segera dilaksanakan,sebelum kedigdayaan Liverpool yang telah dibangun tetap terjaga. Bravo Liverpool,You'll Never Walk Alone.